Rabu, 17 Juli 2013

Mengagumi Tanpa Jawaban

Apa yang terjadi?
pada diriku.. Ku masih terjaga..
Menunggu pagi.
Seakan letih tak menghampiri ku..
Ku masih terjaga..
Menunggu pagi. 
( Peterpen_menunggu pagi )


Sebait lagu karya penyanyi Indonesia Ariel. Sebuah lagu yang menceritakan tentang penungguan. Seperti aku yang selalu menunggu.... cinta.

Pernah dengar tentang cinta? Kurasa itu hal yang umum di dunia remaja sekarang. Hal itupun pula yang sedang kurasakan. Mencari cinta. 
" Ada kalanya kita mencoba tersenyum, meski kenyataanya kita terpukul karena kesendirian "....Ar_putra
Itu kata-kataku sendiri, tentang bagaimana kita yang selalu mencoba membohongi apa yang kita rasa ditengah orang-orang banyak. Kita mencoba untuk bersikap biasa mencoba tertawa padahal disatu sisi kita merindukan sesuatu, seseorang yang dengan kehadirannya mampu memberikan kita ruang yang baru.

Kebanyakan orang (termasuk aku) mengatasinya dengan mencari pelarian. Bukan berarti disini mencoba untuk memainkan perasaan orang lain tapi mencoba untuk mengagumi seseorang. Mengagumi sebuah kata yang digunakan untuk mengungkapkan ekspresi mendalam terhadap seseorang dikarenakan faktor-faktor tertentu dari orang tersebut. Sindrom kagum biasanya terjadi akibat kevakuman dalam berpacaran ataupun ketika seseorang yang belum pernah pacaran dan bingung untuk memulai. Umumnya ditandai dengan beberapa hal :
  1. Mudah salting
  2. Kepo nya tentang si dia ga kudep
  3. Stalking every time
Well... ini hal yang lumrah. Mengagumi merupakan hal yang indah karena bisa memberikan efek yang baik contohnya memberikan semangat yang lebih saat kuliah (si dia lagi ngampus),  dandan lebih rapi (secara ingin dilihat si dia) de el el.

Hanya saja kekaguman yang tanpa jawaban itulah yang sangat tidak diinginkan. Ketika seseorang mengagumi dan terus mengagumi tanpa berani untuk mengatakan kekagumannya dan melangkah ke tahapan selanjutnya, maka hidupnya ga lebih dari seekor kura-kura. Seekor kura-kura yang hanya berani didalam tempurungnya tanpa pernah keluar. Hanya mengagumi tanpa pernah siap untuk mengatakan langsung. Mental itu gak ada!!

Gak ada yang salah.
Semua orang punya rasa, cara, dan pilihan sendiri dalam hidupnya. Sayangnya kadang kala hal tersebut hanya akan melukai tanpa pernah untuk sembuh dari luka. Mencoba berharap pada kekaguman yang tak pasti. Syukur-syukur yang dikagumi melihat. Namun kenyataannya hal itu hanya ada di dalam sinetron. Mengagumi terus yang dikagumi juga suka kemudian jadian dan hidup bahagia selamanya.
Benar-benar klise~

Yah.. Mau gimana lagi. Tidak semua orang beruntung dalam cinta nya. Ada yang datang cepat dan ada pula yang datang terlambat. Ada pula yang tidak datang sama sekali. Urusan cinta bukan urusan manusia. Tak ada yang tahu selanjutnya. Berusaha hanya itu yang bisa dilakukan :)
" Mengagumi bukan lah hal menakutkan untuk dijalani. Meskipun lika-liku nya panjang namun proses nya menyenangkan. Nikmatilah ".....Ar_putra


Sohibmu,

AR_putra

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar